Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Toxic

Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang menoleransi ketidakpahaman seseorang atau sebuah kelompok dengan bahasa yang baik. Bahasa baik yang keluar dari mulut seseorang merupakan senjata lisan yang harus diperhatikan. Apakah bisa menolak bahasa kasar atau mendorongnya aktif keluar. Jika jawabannya adalah berseliweran keluar tanpa memperhatikan lingkungan di sekitar. Itu sebuah tanda bahwa racun sudah keluar dan menyebar kesana kemari,membunuh karakter orang-orang di sekitar.  Hindari orang yang selalu mengeluarkan racun dari lisannya. Bahasa seseorang adalah wujud dari psikologis dan keilmuan yang dimiliki. Semakin banyak mengeluarkan racun,itu sebuah tanda bahwa ada yang salah dengan pikiran seseorang,ada yang salah dengan keilmuan seseorang.  Orang yang telah memiliki perkembangan kognitif akan memiliki tingkat pemahaman bahasa yang baik dari segi lisan. Dengan bahasa hang baik seseorang bisa menjelaskan semua hal tentang persepsi,memori,kreativitas dan problem solving da...

Kerinduan

Jangan menatap di 10 menit pertama,sebab bisa tertangkap dengan sangat baik,lalu akan tersimpan mengendap berbuah rasa setelahnya. Menginginkan sebuah perjumpaan lagi atau rasa yang tak kuasa dibendung. Itu,bisa membuat nyaman tertidur atau bahkan tidak merasakan tidur sama sekali.  Jangan berpura membantah atau mengabaikannya. Ikuti saja,sebab ada saatnya ia pun hilang setelah berbuah perjumpaan.

Menulis,Belajar Sepanjang Hayat.

Menulis bagian dari salah satu keterampilan berbahasa. Semakin diasah maka keterampilan itu semakin bagus.  Lalu pertanyaannya mengapa menulis? Apa manfaat dari menulis? Banyak sekali manfaat dari kegiatan menulis. Seperti diketahui bahwa menulis bagian dari konsep literasi. Sedangkan konsep literasi adalah pembelajaran sepanjang hayat. Jadi artinya, siapapun itu. Kapanpun dan dimananpun bahwa menulis merupakam kegiatan belajar. Baik untuk anak,remaja,dewasa bahkan orangtua. Manfaat menulis membuat orang semakin cerdas dan semakin terus belajar mengasah ilmu dari waktu ke waktu. Namun ternyata faktanya tidak semua orang suka menulis.  Banyak hal yang bisa dilakukan agar terbiasa menulis dan bisa menulis,apapun itu. Apakah mau menulis tentang buku diary atau catatan ibu keseharian atau apapun. Yang jelas jadikan menulis sebagai kegiatan rutin tanpa beban dan paksaan. Sehingga menulis bisa dijadikan kegiatan yang menyenangkan dan bagian dari pengobatan mental. Iya dong,daripada ...

Kepedulian

Melihat saat yang lain tak melihat. Menatap saat orang lain hanya meihat sekilas. Bersua saat orang lain tak menyapa. Menyisihkan saat orang lain tak mengingatnya. Lebih dari itu adalah meletakan dalam skala prioritas pertama. 'adalah untukmu'

Keluarga

Satu berlebih,berlebih semua. Satu kekurangan,kekurangan semua. Satu bertambah,bertambah semua. Satu kehilangan,kehilangan semua. Satu bahagia,bahagia semua. Satu bersedih,bersedih semua. Satu tersakiti,tersakiti semua. Keluarga adalah tempat terbaik untuk pulang.

Iri

Hati melayang seperti hempasan kapas yang begitu ringan ditempa angin. Namun,sedikit menyedihkan, ia terombang ambing sebuah rasa,iri. Ya,melihat apa yang terjadi tak bisa ia lakukan. Lantas iri pun menderanya berulangkali. Ada rasa debar tak biasa.  Baginya,hal yang bisa orang lain lakukan tak bisa ia lakukan,setidaknya ia pun memiliki kemampuan yang sama bahkan lebih namun sayang hati diliputi rasa iri. Bahagia pun menjauh dari dirinya. Sayang sekali. Ya,wajar dan manusiawi. Terkadang manusia dekat sekali dengan rasa itu,iri. Namun, bukankah diberi akal pikir merupakan keberuntungan? Baluri hati dengan usapan lembut dari diri. Biarlah,setiap manusia memiliki keberuntungan yang berbeda. Tak perlu memelihara iri,jauhi tombolnya dan cepat berpaling jika menyapa. Tak perlu dijawab atau bertegur sapa jika menyala di hati. Sedikit banyak akan membuat kubangan luka iri semakin dalam mendera. Cerahkan hati dengan memberi bahagia,'selamat sebab bisa melakukan yang tak bisa dilakukan semua...