Makananmu, Nutrisiku...


Ya datang untuk memenuhi hasrat yang tidak bisa dihalangi pada kesukaan menuju sebuah tempat.

Seperti bergegas berlari karena takut terlambat untuk sarapan atau beranjak menuju makan siang saking sudah lapar atau hanya duduk terdiam manis menunggu waktu makan malam tiba. 

Tempat yang memberikan kehangatan dan kenyamanan versi terciptakan dan sebetulnya enggan untuk beranjak pulang kalau bukan keharusan untuk kembali. Hanya menuju  memenuhi sebuah kebutuhan. Dengan harapan ketika terpenuhi,maka akan sedikit mereda dan terdiam.

Untuk sebagian orang,memenuhi keinginan untuk memakan sesuatu bukan hanya sebatas menyimpan makanan dalam perut atau mengunyah dengan penuh kenikmatan dalam mulut melainkan sedang memasukan nutrisi dalam otak juga asupan cinta dan kekuatan dalam jiwanya. 

Ya,secara awam kita akan merasa terkenyangkan dan puas menikmati makanan dan minuman, apapun itu. Namun ada makanan dan minuman yang akan kita mintai terus, tidak akan pernah bosan, karna kita menginginkannya sebagai asupan yang memiliki makna. Didalamnya ada sebuah kegiatan yang tanpa sadar dicerna oleh otak sehinggan menimbulkan rasa senang. 

Dengan melakukan proses menggigit dengan gigi, mengunyah dengan lidah,mengulumnya sesaat dalam mulut lalu kita menelannya perlahan melalui tenggorokan hingga masuk ke dalam perut, dan berdiam di sana, disitulah ada makna bahagia.

Sebetulnya kita tidak menginginkan apapun,selain makna kehadiran. Kehadiran diperlukan sebagai asupan yang dibutuhkan, yang mampu hadir dalam jiwa kita dan membangun sesuatu didalamnya. Itu akan mengisi ruang di rongga kosong yang akan menjadikan kita tumbuh menjadi insan yang selalu bersyukur. 

"Terimakasih Tuhan,kita bisa menikmati makanan dan minuman yang disukai,dikelilingi dengan udara yang segar,cuaca yang cerah,kicau burung yang merdu,riak daun yang hijau,semilir angin sejuk dan mentari yang begitu menghangatkan"


Cerah..

Secerahhatiku.


 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerinduan

Ku, aku..

Menuju