Menuju

Hai.. Saat tersulit mendatangi adalah bagaimana caranya membuka pintu. Ya,hari memang tidak cukup cerah. Awan menggelayut bermuram durja,namun tidak sama persis yang tengah terjadi. Perlahan dan pasti berjalan menuju pintu dan memutuskan sebuah pilihan untuk menuju. Ya menuju ke tempat itu. Ada cinta tak kuasa berdiam di depan mata. Merasa sinis memandang dunia. Ya,itu. Itu rupanya yang membuat cinta terjatuh dan berkata"tak ada yang akan sia sia" serasa ingin menyampaikan jangan khawatir rasa yang ada tidak meminta balasan apapun.


Cukup persilahkan saja,tak apa. Tak perlu balasan dan jamahan. Hanya cukup persilahkan dan sisanya biar tersimpan rapi,di sini.

Tidak perlu menengok atau menanyakan khabar tentang yang tersimpan. Ini tidak akan pernah pudar karna permintaan ketika terjatuh maka akan terjatuh selamanya. Tidak perlu ada paksaan untuk membalas.

Mohon jangan menghindar. Cukup dengarkan seperti biasa. Tidak perlu membalas apapun. Memang sepertinya sedang menyenangi kebodohan,namun tak apa.

Terlanjur,jatuh.. Menjatuhkan dan meminta terjatuh. Tidak akan merugikan siapapun. Hanya tolong berdiri di sana saat memandang. Walau sebentar. Selebihnya silahkan pergi.


Kesendirian setelah diketahui tidak akan membuat semuanya pudar.

Akan kembali sendiri... 

Hanya mencintai yang ingin dicintai. 

Komentar

  1. Sebelum membuka pintu, kadang perlu mengintip lebih dulu untuk memutuskan dibukan atau tidak. </3

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerinduan

Ku, aku..