Cemburu

Bagian dari sudut setiap hati memiliki rasa kepekaan terhadap 'aku juga ingin memiliki hal yang sama'.

Namun,itu terjadi bukan untuk semua hal. Hanya terjadi untuk beberapa hal. Hal yang membuat terusik bahwa kenyataan seperti yang terlihat,seperti yang diinginkan belum mewujud atau bahkan tidak mewujud mampir dalam cerita hidupnya.

Sesekali hati berkata baik,'tak apa' namun sesekali juga ia berteriak gamang atau menatap sendu atau berkoceh tak menentu atau bisa juga hanya terdiam,menunduk dan pergi tanpa berkata apapun,lemas dan lunglai.

Sebetulnya tak apa memiliki semua rasa itu. Rasa yang wajar dan boleh dimiliki. Berusaha untuk jujur dengan mengakui keterbatasan yang ada dalam diri.

Putus dari harapan yang sama karna kondisi tidak memungkinkan,itu baik. Masih terus memupuk harapan,itu juga baik.

Namun,ada hal yang harus diketahui. Dua sisi memiliki mata yang berbeda,seperti dua bilah pisau,sama sama tajam dan menyakitkan namun membuat yang merasakan bahagia.

Cemburu bisa membuat api berkobar,cemburu bisa membuat terdiam bahkan cemburu bisa mendekatkan pada kedamaian. Berusaha menyikapi semua dengan keterbatasan yang dimiliki.

Hanya manusia,tak lebih. Tak memiliki kemampuan untuk memutarkan roda atau menyimpan roda dalam satu kondisi permanen yang diinginkan.

Kembalikan saja pada hakikat hidup seperti itu,ada kemungkinan cemburu bisa menjadikan keberuntungan. Beruntung bisa memahami lebih dalam tentang hakikat setiap manusia memiliki kepemilikan yang berbeda.

Cinta,asa dan harapan.







Komentar

  1. "Namun,ada hal yang harus diketahui. Dua sisi memiliki mata yang berbeda,seperti dua bilah pisau,sama sama tajam dan menyakitkan"
    "Kembalikan saja pada hakikat hidup seperti itu,ada kemungkinan cemburu bisa menjadikan keberuntungan. Beruntung bisa memahami lebih dalam tentang hakikat setiap manusia memiliki kepemilikan yang berbeda."
    lop banget sama rangkaian kata di atas <3 daleum banget

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerinduan

Ku, aku..

Menuju