Kebodohan

Ilmu hanya diperuntukan bagi manusia. Manusia harus bersedia untuk menuai ilmu,mengenalnya,mencarinya,memahaminya lalu mengamalkannya.

Andai,jika tak mengetahui apapun. Lantas,apa yang mau dituai. Jangankan untuk menuai,mengenalnya juga tidak. Bagaiamana mau mencarinya atau memahaminya bahkan mengamalkannya. Semua pasti tidak akan dilakukan,sebab ketidaktahuannya.

Itu sebabnya,kebodohan mutlak dijauhi. Jangan mendekati maupun berusaha untuk menjadi. 

Bodoh,terlihat bodoh dalam satu hal merembet pada bidang yang lain.
Bak api yang terus berkobar dan membahayakan. Begitupun dengan kebodohan.
Banyak ketidakberuntungan datang menghampiri sebab memelihara kebodohan.

Jangan pernah mau memelihara itu,kebodohan.

Komentar

  1. "Bak api yang berkobar dan membayahakan" suka pengibaratannyaa

    BalasHapus
  2. Jadi merasa diingatkan. Semoga saya bisa sedikit-sedikit menjauh dari kemalasan perangkul kebodohan.

    BalasHapus
  3. Ilmu jadi hal penting yang mesti disadari buat kita semua. Selain menghindari kebodohan, juga supaya menjadi manusia yang berakal sehat. 🤍🤍

    BalasHapus
  4. next kalau dikumpulkan dalam dua bulan bisa jadi buku antologi ini ya kak, genre tulisannya beda dg ku nih

    BalasHapus
  5. Setuju sekali, Kak. Semoga kita selalu sadar diri ya, soalnya banyak orang-orang bodoh yang tidak merasa demikian. Akhirnya malah menjerumuskan diri sendiri dan orang lain.

    BalasHapus
  6. Bener banget kak, semoga kita semua orang-oranng berilmu. bye the way tulisan kakak mengingatkan pembacanya untuk menjadi orang berilmu yang terhindar dari kebodohan

    BalasHapus
  7. "Itu sebabnya kebodohan mutlak dijauhi, jangan mendekati ataupun berusaha menjadi"

    Bait bagian ini bagus.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerinduan

Ku, aku..

Menuju