Menulis,Belajar Sepanjang Hayat.

Menulis bagian dari salah satu keterampilan berbahasa. Semakin diasah maka keterampilan itu semakin bagus. 

Lalu pertanyaannya mengapa menulis? Apa manfaat dari menulis?

Banyak sekali manfaat dari kegiatan menulis. Seperti diketahui bahwa menulis bagian dari konsep literasi. Sedangkan konsep literasi adalah pembelajaran sepanjang hayat. Jadi artinya, siapapun itu. Kapanpun dan dimananpun bahwa menulis merupakam kegiatan belajar. Baik untuk anak,remaja,dewasa bahkan orangtua.

Manfaat menulis membuat orang semakin cerdas dan semakin terus belajar mengasah ilmu dari waktu ke waktu.

Namun ternyata faktanya tidak semua orang suka menulis. 

Banyak hal yang bisa dilakukan agar terbiasa menulis dan bisa menulis,apapun itu. Apakah mau menulis tentang buku diary atau catatan ibu keseharian atau apapun. Yang jelas jadikan menulis sebagai kegiatan rutin tanpa beban dan paksaan. Sehingga menulis bisa dijadikan kegiatan yang menyenangkan dan bagian dari pengobatan mental.

Iya dong,daripada curcol ke orang lain yang belum tentu mulutnya terjaga. Lebih baik curcol saja melalui tulisan dibuku diary. Sama sama mengeluarkan curahan isi hati, iya kan? 

Lalu jika bertanya,bagaimana cara memulai bagi sebagian orang yang tidak suka menulis?Jawabannya sangat sederhana. Segala sesuatu tidak akan menjadi jika tidak diawali dengan mencobanya terlebih dahulu. Setelah mencoba berusaha untuk menjadikannya sebuah kebiasaa, rutin, terlepas tulisan itu sangat biasa saja atau mungkin hanya berupa curahatan hati, lanjutkan saja. Terus pupuk kebiasaan itu menjadi sebuah kegiatan yang membudaya dalam diri sendiri. 

Tentu bukan hal yang gampang untuk memulainya,diperlukan sejumlah kerja keras dan perjuangan untuk memulainya,sebab terkadang rintangan datang dari hal sepele. 

Salah satu yang menjadi kendala adalah rasa malas atau tidak konsisten,sebab membangun kebiasaan yang konsisten diperlukan manajemen ketaatan dalam membagi waktu antara kegiatan yang lainnya dan menulis. 

Gampang kok kalau sudah dibiasakan dan dibudayakan. Kedepannya seiring waktu berjalan tulisan pun akan memiliki ruh dan membuat yang menulis merasakan dampak yang luar biasa dari segi psikologis,minimal membangun dan membuat hidup lebih bermakna dan berwarna.


Komentar

  1. Setuju! Dan juga butuh teman sejawat supaya bisa saling mengingatkan kalau lagi down

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerinduan

Ku, aku..

Menuju